Tantangan Pendidikan Muhammadiyah

MUHAMMADIYAH.ID, KEBUMEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen dalam progam Pejabat Mengajar berkesempatan mengajar di SMK Muhammadiyah Kutowinangun, pada Jum’a (19/10). Kegiaatan ini diikuti oleh siswa  dan guru dari lima perwakilan Sekolah Menengah Atas (SMA) diantaranya SMK Muhammadiyah Kutowinangun, SMK Ma’arif 7 Kutowinangun, SMK YPP Kutowinangun, SMA N Kutowinangun, dan MAN Kutowinangun.

Progam pejabat mengajar merupakan rangkaian kegiatan dari JEMARI (Jalinan Membangun Silaturahmi) Pemerintah Kabupaten Kebumen di bidang pendidikan. Adapun progam ini melibatkan sedikitnya 200 siswa sebagai peserta.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen, Ahmad Ujang Sugiono menyampaikaan materi mengenai refleksi dan tindakan pelajar sebagai generasi penerus bangsa akan lebih berat, mengingat bangsa ini sudah menghadapi era globalisasi dan kompetisi antar negara dengan era revolusi industry 4.0.

 “Majunya suatu negara bukan karena tingkat umur suatu negara apalagi ketersediaan sumber daya alam juga tidak membuat negara menjadi maju ataupun miskin. Melainkan yang membuat majunya suatu negara dilihat dari perilaku dan sikap yang dibentuk berdasarkan pendidikan dan kebudayaan, “ imbuhnya.

Kepala SMK Muhammadiyah Kutowinangun, Rochmat Aris Susyanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kabupaten Kebumen yang sudah melibatkan SMK Muhammadiyah Kutowinangun sebagai lokasi dalam menyukseskan progam Pemerintah Kabupaten Kebumen.

“Harapannya pemaparan materi oleh Kepala Dinas Kabupaten Kebumen bisa memberikan motivasi bagi para siswa dan kedepan kegiatan ini bisa berlangsung secara kontinyu,” katanya. (Andi)

Sumber: Ayis Nuredi Winata