Pengajian Guru dan Karyawan SMA Muga: Parenting Bagi Masa Depan Anak

SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta tidak hanya mengejar prestasi akademik semata. Tetapi juga berusaha meningkatkan Iman dan Taqwa bagi para siswa, guru, dan dan juga karyawan. Seperti yang dilakukan pada hari Ahad, 18 November 2018 kemarin. Bertempat di rumah Ibu Dra. Dyah Dwi Hastariningsih, pengajian guru dan karyawan dilaksanakan dengan ketuanya Bapak Drs. Suhirmanto. Pengajian ini menjadi agenda rutin sekolah yang dilaksanakan setiap 4 bulan sekali. Pengajian ini dibuka langsung oleh bapak Drs. H. Herrynugroho, M.Pd. dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa loyalitas seorang guru di persayrikatan adalah dengan mengikuti semua kegiatan yang dilakukan oleh persyarikatan. Untuk itu diharapkan agar semua guru dan karyawan seantiasa komitmen mengikuti semua kegiatan persyarikatan Muhammadiyah diantaranya adalah menghadiri apel Akbar dalam rangka milad Muhammadiyah yang ke 106 di alun-alun selatan pada tanggal 20 November 2018.

Selain pengajian, acara ini juga diisi pemberian penghargaan bagi para guru. Diantaranya ucapan terimakasih dan pemberian kenang-kenanangan bagi para guru yang telah menyelesaikan tiugas di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Diantaranya:  Ibu Sofyana, S.Pd karena purna tugas, Bp. Rustanto karena ditarik pemerintah untuk mengajar di sekolah negeri serta Bapak Arif Prajoko karena menjadi Kepala SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta.  Pemberian penghargaan juga diberikan kepada guru pegiat perpustakaan. Diantaranya: Bapak  Drs. Nurul Abadi,Ibu  Aini Nur Jannah, S.Pd.I, dan Bapak Sri Mawanto, M.Pd

Dalam pengajian ini diisi oleh Ibu Dr. Akif Khilmiyah, M.Ag, Dekan Fakultas Agama Islam UMY. Dalam pengajian ini beliau menyampaikan materi tentang parenting bagi masa depan anak. Pendidikan anak merupakan tugas orangtua. Orangtua selayaknya memndidik anak dengan landasan agama. Dalam agama Islam mendidik anak  harus didasarkan pada petunjuk Alloh SWT, yaitu Al Qur’an dan Al Hadits.  Dalam Al Qur’an dan Hadits tidak hanya membahas tentang kewajiban anak kepada orangtua namun juga membahas  kewajiban orangtua kepada anaknya. Kalau orangtua sudah melandaskan keduanya maka tidak perlu khawatir terhadap masa depan anak. Biarlah Alloh yang mengatur skenario kehidupan anak nantinya. Tugas orangtua tinggal mendoakan bagi kesuksesan anak. Semoga kegiatan ini dapat istiqomah bagi guru dan karyawan SMA Muhammdiyah 3 Yogyakarta.TIM IT




Artikel Terkait

Facebook Comment