Komunitas Belajar (Kombel) Muga Jaya menggelar seminar edukatif mengenai pemanfaatan teknologi masa kini untuk menunjang mutu pendidikan pada Senin, 23 Agustus 2026. Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti oleh seluruh guru SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta guna meningkatkan kompetensi pedagogis mereka di era digital.
Acara dibuka oleh MC Bapak Eka Wahyu Saputra, S.Pd dan sambut dengan baik oleh waka bidang kurikulum SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Andreast Wahyu Sugiyarta, M.Pd. Dalam sambutannya Andreast Wahyu Sugiyarta, M.Pd menyampaikan bahwa AI ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Andreast juga menyampaikan bahwa komunitas belajar Muga Jaya akan memberikan apresiasi atas pengelolaan pembelajaran yang berjalan dengan baik melalui MMS.
Seminar ini menghadirkan pakar sekaligus praktisi pendidikan, Bapak Joko Widodo, S.Pd. salah satu guru SMA Negeri 5 Yogyakarta. Beliau saat ini menjabat sebagai waka humas SMA Negeri 5 Yogyakarta dan hadir sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas potensi besar Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan, khususnya bagaimana teknologi ini dapat diadopsi dengan bijak oleh para tenaga pendidik.
Inti dari kegiatan kombel ini adalah memberikan pemahaman mendalam kepada para guru bahwa AI sangat penting untuk menciptakan media pembelajaran yang personal, interaktif dan relevan dalam hitungan menit. AI ini sangat penting membantu guru untuk merencanakan pembelajaran mendalam. Guru bisa membuat RPM dengan AI, juga dalam pembelajarannya AI dipakai untuk membuat infografis atau animasi pembelajaran.
Bapak Joko menjelaskan tentang bagaimana cara membuat promt engineering yang harus dilakukan guru ketika mau menggunakan AI. Salah satunya membuat visual interaktif dengan kode khusus dengan pola yang sudah ditentukan ( kode rahasia untuk guru). Selain itu juga memberikan materi bagaimana mengkombinasikan antra Chatgpt dengan Canva untuk membuat presentasi dan juga mengajarkan bagaimana membuat berbagai materi pembelajaran dengan notebookLM.
Setelah menjelaskan tentang bagaimana membuat AI sebagai media beliau tetap berpesan bahwa AI hadir bukan untuk menggantikan peran pendidik, melainkan sebagai alat bantu (tool) yang sangat efektif dalam menciptakan media pembelajaran. Narasumber menjelaskan bahwa dengan bantuan AI, guru dapat menghemat waktu dalam merancang modul ajar, membuat visualisasi materi yang abstrak, menyusun kuis interaktif, hingga memetakan kebutuhan belajar siswa yang beragam secara lebih cepat dan variatif.
Melalui seminar ini, Komunitas Belajar Muga Jaya berharap seluruh guru SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta dapat lebih adaptif dan percaya diri dalam mengintegrasikan teknologi AI di dalam kelas. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan zaman bagi para siswa.


EN
ID
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!