Yogyakarta, Rabu, 5 Agustus 2026 – SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta menggelar puncak peringatan Milad ke-73 dengan mengadakan Pengajian Milad di Aula Gedung KH Ahmad Dahlan. Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Muhammadiyah, guru dan tenaga kependidikan, dewan kerabat, tamu undangan, serta berbagai mitra yang turut mendukung perjalanan sekolah. Mengusung semangat "73 Tahun SMA Muga: Memperkokoh Ideologi Berkemajuan, Melejitkan Prestasi Generasi Muda", acara menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dibuka secara resmi oleh MC, Bapak Alfatih, S.Hum. Suasana semakin syahdu dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Ibu Laila Rifka Annisa, S.Pd., dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah yang diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat.
Memasuki sesi berikutnya, panitia menayangkan video ucapan selamat Milad ke-73 SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta dari berbagai instansi pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga tokoh-tokoh Muhammadiyah. Di antaranya ucapan dari Bapak Didik Suhardi, Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal PP Muhammadiyah, serta Bapak Arif Jamali Muis, M.Pd., Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Ucapan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kiprah SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta dalam mencetak generasi berkemajuan selama lebih dari tujuh dekade.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Ibu Fitri Sari Sukmawati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan sekolah yang telah memasuki usia ke-73. Beliau mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk terus menjaga semangat inovasi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh H. Aris Madani, S.Pd.I., M.S.I. yang memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi sekolah, salah satunya pengembangan Mandarin Learning Center sebagai upaya meningkatkan daya saing peserta didik di tingkat global. Beliau mengaitkan pentingnya menuntut ilmu dengan semangat yang terkandung dalam ungkapan populer tentang belajar hingga ke negeri Cina, sebagai motivasi agar warga Muhammadiyah terus membuka wawasan dan mengembangkan ilmu pengetahuan demi kemajuan umat.

Sebagai bentuk penghargaan kepada insan yang telah mengabdi, panitia memberikan penghargaan masa kerja kepada guru dan tenaga kependidikan kepada 12 GTK serta penghargaan Umrah kepada Ibu Yuli Astuti, M.Pd. dan Bapak Gunawan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ibu Diah Wulandari, S.Pd.I. Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai prosesi tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam memajukan SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Acara inti berupa pengajian disampaikan oleh Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, M.A. Dalam tausiahnya beliau mengingatkan bahwa tantangan dunia saat ini semakin kompleks, terutama di era digital, sebagaimana Rasulullah SAW telah mengabarkan akan datang masa ketika sebagian manusia tidak lagi memperhatikan apakah rezeki yang diperoleh berasal dari jalan yang halal atau haram. Menurut beliau, ruang digital menyimpan potensi besar sekaligus tantangan yang harus dihadapi dengan bekal nilai-nilai keislaman yang kuat.

Beliau juga menegaskan bahwa Muhammadiyah harus terus mengembalikan pendidikan kepada ruh perjuangan KH Ahmad Dahlan, yakni pendidikan yang mampu memanusiakan manusia. Pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak manusia yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki karakter, integritas, serta mampu menemukan jati dirinya sehingga mengetahui arah dan tujuan hidupnya. Nilai-nilai kepemimpinan dan keteladanan KH Ahmad Dahlan menjadi inspirasi bagi seluruh pendidik untuk terus melayani, membimbing, dan mengembangkan potensi peserta didik dengan penuh keikhlasan.
Lebih lanjut, beliau mengajak para guru untuk menghidupkan falsafah Jawa dalam dunia pendidikan, yaitu menjadi pendidik yang Ngayomi (memberikan perlindungan dan rasa aman), Ngayahi (memberikan teladan dan pengabdian), serta Ngangeni (menjadi sosok yang dirindukan karena ketulusan dan kasih sayangnya). Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dengan filosofi pendidikan Muhammadiyah dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Keberhasilan penyelenggaraan Milad ke-73 ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai mitra yang telah menjadi sponsor, yaitu Bank Jogja, Bank BDW, Prima Anjang Ria, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ozzy Clothing, serta Lana Tour n Trip. Dukungan tersebut menjadi wujud sinergi dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah dan mengantarkan SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta terus melahirkan generasi yang unggul, berkarakter Islami, dan berkemajuan.

EN
ID
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!