Yogyakarta, 1 Oktober 2026 — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta turut diramaikan oleh keluarga besar SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta (SMA Muga) melalui kegiatan Pawai Kirab Budaya yang dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Kegiatan ini melibatkan seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta siswa SMA Muga sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta. Dengan mengusung semangat pelestarian budaya, pawai berlangsung meriah dan penuh warna dengan menampilkan beragam kreativitas dari setiap kelas.
Pawai kirab budaya diawali dari Kampus 1 SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Peserta kemudian bergerak menuju arah utara, memasuki Gang Arjuna, dilanjutkan dengan rute berkeliling menuju Gang Sadewa, dan berakhir di Kampus 2 SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta.
Arak-arakan pawai dibuka dengan barisan Gunungan yang menjadi salah satu simbol penting dalam tradisi budaya Jawa. Setelah itu, barisan GTK dan siswa tampil mengenakan gagrak Ngayogyakarta, sehingga suasana kirab semakin kental dengan nuansa budaya Yogyakarta.
Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya berbagai tema kreatif yang ditampilkan oleh masing-masing kelas. Setiap kelompok menghadirkan kekhasan dan kreativitasnya melalui kostum, atribut, serta konsep penampilan yang beragam. Keikutsertaan seluruh warga sekolah menjadikan pawai tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai ruang untuk mengekspresikan kecintaan terhadap budaya lokal.
Pawai kirab budaya secara resmi dilepas oleh Kepala SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Fitri Sari Sukmawati, M.Pd. Pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan seluruh peserta dalam mengikuti kirab budaya menyusuri lingkungan sekitar sekolah.
Peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta tahun ini mengangkat tema besar “Otentik Konkret”. Rangkaian peringatan yang puncaknya jatuh pada 7 Oktober 2026 tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan, identitas, dan karakter khas Kota Yogyakarta.
Pawai kirab budaya juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang ekspresi bersama bagi berbagai elemen masyarakat. Melalui keterlibatan pelajar, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata kepada generasi muda untuk mengenal, menghargai, sekaligus melestarikan budaya daerah.
Bagi SMA Muga, keikutsertaan dalam kirab budaya menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai karakter luhur, semangat gotong royong, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya Yogyakarta kepada para siswa.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh keluarga besar SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal. Semangat kebersamaan yang ditampilkan dalam pawai menjadi bagian dari kontribusi SMA Muga dalam memeriahkan HUT ke-270 Kota Yogyakarta sekaligus merawat identitas budaya Yogyakarta di tengah perkembangan zaman.

EN
ID
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!